Jakarta International Defense Dialogue 2011
>> Minggu, 25 Maret 2012
ini sekilas berita tentang JIDD 2011
JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dijadwalkan membuka secara resmi Jakarta International Defence Dialogue (JIDD) 2011 di Balai Sidang Jakarta Convention Center, Jakarta. Acara ini untuk menyambut Dies Natalis ke II Universitas Pertahanan (UNHAN), Kementerian Pertahanan.
Acara dialog berskala internasional berlangsung selama tiga hari dimulai tanggal 23 sampai dengan 25 Maret 2011. Sebanyak 50 pembicara internasional dan 1.300 peserta yang berasal dari perwakilan 30 delegasi resmi dari luar negeri akan menghadiri acara tersebut.
Serangkaian pembicara internasional antara lain terdiri dari personel militer dan keamanan, para ahli dan akademisi di bidang tersebut yang akan mengangkat isu-isu global terkini di hadapan para delegasi, pejabat senior pemerintah Indonesia dan eksekutif senior dari perusahaan pertahanan dan keamanan terkemuka di dunia.
Sejumlah menteri pertahanan dari beberapa negara direncanakan hadir menjadi pembicara dalam dialog tersebut antara lain dari Rusia, Korea Selatan, Brasil, Turki dan Thailand.
JIDD juga akan dihadiri oleh para Panglima Angkatan Bersenjata dan tamu istimewa antara lain Organisasi Pertahanan Atlantik Utara ( NATO ), Dewan Masyarakat Keamanan Politik ASEAN dan Pemelihara Perdamaian PBB. Dialog akan diisi dengan sesi keynote, sesi parallel breakout tracks dan pertemuan bilateral maupun multilateral.
Dialog ini bertujuan untuk mempertemukan para pemimpin, perwira militer, akademisi dan pembuat kebijakan dari seluruh wilayah Asia-Pasifik dan sekitarnya dalam rangka untuk memperkuat harmonisasi prioritas keamanan dan strategi serta dialog dan keterlibatan antara pasukan pertahanan yang sangat penting bagi stabilitas masa depan wilayah Asia - Pasifik.
Acara dialog berskala internasional berlangsung selama tiga hari dimulai tanggal 23 sampai dengan 25 Maret 2011. Sebanyak 50 pembicara internasional dan 1.300 peserta yang berasal dari perwakilan 30 delegasi resmi dari luar negeri akan menghadiri acara tersebut.
Serangkaian pembicara internasional antara lain terdiri dari personel militer dan keamanan, para ahli dan akademisi di bidang tersebut yang akan mengangkat isu-isu global terkini di hadapan para delegasi, pejabat senior pemerintah Indonesia dan eksekutif senior dari perusahaan pertahanan dan keamanan terkemuka di dunia.
Sejumlah menteri pertahanan dari beberapa negara direncanakan hadir menjadi pembicara dalam dialog tersebut antara lain dari Rusia, Korea Selatan, Brasil, Turki dan Thailand.
JIDD juga akan dihadiri oleh para Panglima Angkatan Bersenjata dan tamu istimewa antara lain Organisasi Pertahanan Atlantik Utara ( NATO ), Dewan Masyarakat Keamanan Politik ASEAN dan Pemelihara Perdamaian PBB. Dialog akan diisi dengan sesi keynote, sesi parallel breakout tracks dan pertemuan bilateral maupun multilateral.
Dialog ini bertujuan untuk mempertemukan para pemimpin, perwira militer, akademisi dan pembuat kebijakan dari seluruh wilayah Asia-Pasifik dan sekitarnya dalam rangka untuk memperkuat harmonisasi prioritas keamanan dan strategi serta dialog dan keterlibatan antara pasukan pertahanan yang sangat penting bagi stabilitas masa depan wilayah Asia - Pasifik.
Tujuan inti dari dialog ini adalah sebagai promosi kerjasama antar pemerintah untuk menghadapi berbagai ancaman dan permasalahan keamanan baik regional maupun internasional. Disamping itu, dialog juga menyediakan kerangka kerja bagi keterlibatan Indonesia di Forum regional maupun internasional.
JIDD 2011 juga akan didukung event Asia-Pasific Defence & security Expo (APSDEX) yang diselenggarakan bersamaan dan berfungsi sebagai wadah untuk menunjukan kemajuan teknologi terkini yang dibahas dalam konferensi.
JIDD 2011 juga akan didukung event Asia-Pasific Defence & security Expo (APSDEX) yang diselenggarakan bersamaan dan berfungsi sebagai wadah untuk menunjukan kemajuan teknologi terkini yang dibahas dalam konferensi.
nah udah tau kan,dalam acara itu ada paduan suaranya. nah terus apa hubungannya?
NAH, ada 8 orang mahasiswa Gita Advayatva yaitu Paduan Suara dari UPN Jakarta yang kepilih nyanyi di acara tersebut.
senang dan bangga bisa nyanyi di depan bapak presiden pada saat itu, bukan hanya bapak presiden tetapi orang-orang penting se-ASEAN. yak karena acara ini bukan acara nasional, melainkan acara internasional.
selebihnya 32 orang itu berasal dari Kementrian Pertahanan. meskipun cuma ketemu 3 kali, tapi pas selesai acara tersebut agak sedih. mereka semua baik2 banget deh, pasti bakalan kangen. huaaaaa
kapan yaaa bisa ketemu mereka lagi?? yaa semoga bisa kumpul lagi. :)


0 komentar:
Posting Komentar